Artikel ditulis oleh Nicki Lisa Cole, Ph.D. dalam bahasa Inggris dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Mochammad Aldy Maulana AdhaModal kultural, singkatnya, merupakan akumulasi pengetahuan, perilaku, dan keterampilan yang dapat...
Artikel ditulis oleh Prof. Andrea Borghini dalam bahasa Inggris dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Mochammad Aldy Maulana AdhaPertanyaan filosofis yang bagus bisa muncul dari mana saja. Pernahkah seseorang berpikir, misalnya,...
Artikel ditulis oleh Prof. Peter Rickman dalam Bahasa Inggris dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Mochammad Aldy Maulana AdhaLebih dari sekadar gerakan filosofis, para eksistensialis mengomunikasikan ide-ide mereka...
Sastra yang mengkaji sifat-sifat eksistensi
Menurut Kundera, novel-novelnya lebih mencurahkan perhatian pada studi tentang eksistensi ketimbang studi tentang realitas. Catatan bahwa novel-novel Kundera tak selalu diringkas sebagai...
Ditulis oleh Friedrich Nietzsche dalam bahasa Jerman, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Holtof Donné, kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Moch Aldy MA.Para pemercaya dan Kebutuhan Mereka akan Kepercayaan....
Esai ditulis oleh Tim Rayner dalam Bahasa Inggris dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Mochammad Aldy Maulana Adha
Ludwig Wittgenstein (1889 – 1951) adalah salah satu filsuf terpenting abad ke-20. Wittgenstein tak hanya...
Ditulis oleh Fernando Olszewski (@ExiladoMetafísico) dalam Bahasa Inggris dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Mochammad Aldy Maulana Adha.Salah satu tesis Nietzsche dalam The Birth of Tragedy—adalah tentang bagaimana...
Antara tahun 1873 dan 1876, Nietzsche menerbitkan buku Unfashionable Observations/Untimely Meditations/Thoughts Out of Season (bahasa Jerman: Unzeitgemässe Betrachtungen) yang terdiri dari empat karyanya. Bagian kedua dari bukunya ini adalah...
Moch Aldy MA adalah seorang pengarang, Pendiri Gudang Perspektif, Editor Omong-Omong Media, & Editor Buku OM Institute. Karya-karya fiksinya tersebar di berbagai media lokal maupun nasional, seperti Kompas.id, Koran Tempo, Media Indonesia, Majalah Pakubasa Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, Bacapetra.co, Borobudur Writers, & lain-lain. Karya-karya non-fiksinya tersebar di Kumparan, Masjid Jendral Sudirman Colombo, Kelas Isolasi, Lingkar Studi Filsafat Discourse, Zona Nalar, & lain-lain. Sebagai pembicara, ia pernah mengisi seminar dan diskusi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Makassar, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Djuanda, Students for Liberty (SFL), Diskusi Filsafat Lintas Generasi (DIFILIASI), Sekolah Filsafat Jalanan (SFJ), & lain-lain. Sebagai pesastra, ia pernah menjadi juri cerpen pada Festival of Arts & Sports di Universitas Indonesia. Sebagai seniman digital, kolase seni digitalnya pernah dipamerkan pada pameran Essence of Canitia di Universitas Telkom. Sebagai pemuisi, puisinya pernah dipamerkan pada Festival Seni-Sastra di Bogor Creative Center. Sebagai penyunting, ia telah menyunting buku Rabbit in Prison karya Erwin Arnada yang mengisahkan sejarah penerbitan Majalah Playboy Indonesia.