1. Please, Please, Please, Let Me Get What I Want - The Smiths2. Selfless - The Strokes3. Gymnopédie No. 1 - Erik Satie4. Hal Hal Ini Terjadi - Fstvlst5. Breezeblocks - alt-J6. Glorious Time - The Adams7. Popular Monster - Falling In Reverse8....
When I was just a little girlI asked my mother, what will I beWill I be pretty? Will I be rich?Here's what she said to meQué será, seráWhatever will be, will beThe future's not ours to seeQué será, seráWhat will be, will beFrasa qué...
Moch Aldy MA adalah seorang pengarang, Pendiri Gudang Perspektif, Editor Omong-Omong Media, & Editor Buku OM Institute. Karya-karya fiksinya tersebar di berbagai media lokal maupun nasional, seperti Kompas.id, Koran Tempo, Media Indonesia, Majalah Pakubasa Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, Bacapetra.co, Borobudur Writers, & lain-lain. Karya-karya non-fiksinya tersebar di Kumparan, Masjid Jendral Sudirman Colombo, Kelas Isolasi, Lingkar Studi Filsafat Discourse, Zona Nalar, & lain-lain. Sebagai pembicara, ia pernah mengisi seminar dan diskusi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Makassar, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Djuanda, Students for Liberty (SFL), Diskusi Filsafat Lintas Generasi (DIFILIASI), Sekolah Filsafat Jalanan (SFJ), & lain-lain. Sebagai pesastra, ia pernah menjadi juri cerpen pada Festival of Arts & Sports di Universitas Indonesia. Sebagai seniman digital, kolase seni digitalnya pernah dipamerkan pada pameran Essence of Canitia di Universitas Telkom. Sebagai pemuisi, puisinya pernah dipamerkan pada Festival Seni-Sastra di Bogor Creative Center. Sebagai penyunting, ia telah menyunting buku Rabbit in Prison karya Erwin Arnada yang mengisahkan sejarah penerbitan Majalah Playboy Indonesia.